Bersenandung sambil menggendong adik
menuntunku menuju pondok buritan
berhenti perlahan
menyapu peluh di wajahnya
namun tak berhenti senandungkan lagunya
di Pondok buritan tempat ayah melepas penat
kembali dongengkan sugriwa subali yang kemarin tertunda
Ayah.........
kurindu senandungmu
Kurindu dongeng dongengmu
ayah .........
damailah engkau disana
Tampilkan postingan dengan label SASTRA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SASTRA. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 Juni 2011
Sabtu, 14 Mei 2011
IBU
apa yang ibu pikirkan tentang keluh kesahku ?
Kernyit di dahi, kelopak mata sedikit terpejam
kutahu ibu tengah berdoa untuku
apa yang ibu doakan tentang keluh kesahku ?
Ibu tahu tunduk lesuku
Ibu tahu tanpa aku mengadu
kutahu doa ibu adalah bahagiaku
ibu .............................
saat ada beban berat hidupi istri dan anak anaku
saat genggam tanganku mulai kelu
saat semangatku mulai membeku
saat langkahku terseok seiring himpitan materi
kata bijak ibulah yang membangunkanku
gumam lirih ibulah yang hentikan ratapku
ibu ...............................
saat ibu tiada
hanya derai air mata dan sesal yang tak kunjung sirna
Senin, 02 Mei 2011
Dendang Cinta
Kucoba ..........
Tepiskan hinggap bayangmu
lepaskan penatanku mengejarmu
biarkan hembus angin membawa pergi harapku
namun tak kuasa
namun tak kuasa
Kucoba ...........
renungkan arti senyum di sudut bibirmu
terjemahkan arti di balik binar bola matamu
namun tak kuasa ....
kucoba..................
dendangkan nyanyi lirih
tembang kasmaranku
namun
semakin membenamkanku
dalam sejuta angan tentangmu
namun tak kuasa ....
kucoba..................
dendangkan nyanyi lirih
tembang kasmaranku
namun
semakin membenamkanku
dalam sejuta angan tentangmu
Sabtu, 30 April 2011
RAPUH
saat kuterseok....
knapa yang kulihat hanya cibir dan caci
saat kuterkapar.....
knapa hanya ada sinis dan maki
saat jeritku parauku melirih
semangatpun takan pernah lagi menyapa
kepal tanganpun tak kuasa
kucoba usir rapuhku
dengan nafasku yang tinggal satu satu
kepadaNya kah kubersimpuh ?
Gelapku takan abadi
semoga
knapa yang kulihat hanya cibir dan caci
saat kuterkapar.....
knapa hanya ada sinis dan maki
saat jeritku parauku melirih
semangatpun takan pernah lagi menyapa
kepal tanganpun tak kuasa
kucoba usir rapuhku
dengan nafasku yang tinggal satu satu
kepadaNya kah kubersimpuh ?
Gelapku takan abadi
semoga
Langganan:
Postingan (Atom)



